Bus Transjakarta Menabrak Bus Berhenti di Kebon Sirih hingga Kaca Depan Retak
Bus Transjakarta Menghantam Bus Lain yang Sedang Berhenti di Lampu Merah Kebon Sirih
JAKARTA – Dua unit bus Transjakarta terlibat kecelakaan di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 14.55 WIB. Insiden tersebut menyebabkan kaca depan salah satu bus mengalami retakan besar setelah menabrak bus lain yang sedang berhenti di depan lampu lalu lintas.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video beredar di media sosial Instagram melalui akun @aboutdkj. Rekaman tersebut memperlihatkan bus Transjakarta berwarna oranye dengan kaca depan yang retak parah.
Retakan pada kaca membentuk pola seperti jaring laba-laba yang menyebar hampir di seluruh permukaan kaca depan. Meski tidak pecah hingga terbuka, kondisi kaca terlihat buram dan tidak lagi utuh.
Di bagian depan bus yang mengalami kerusakan terlihat satu unit bus Transjakarta berwarna biru yang diduga menjadi kendaraan yang tertabrak dalam insiden tersebut.
Transjakarta Mengonfirmasi Insiden yang Melibatkan Bus Rute 1P dan Koridor 1
PT Transportasi Jakarta kemudian memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta, Ayu Wardhani, menyatakan bahwa kecelakaan melibatkan dua bus Transjakarta yang melayani rute berbeda.
Menurut Ayu, kendaraan yang terlibat adalah bus Transjakarta rute 1P dan bus Koridor 1 rute Blok M–Kota. Kedua bus tersebut mengalami kontak kendaraan di area lampu lalu lintas Kebon Sirih.
Ayu menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka. Seluruh penumpang yang berada di dalam bus langsung dipindahkan ke armada lain agar dapat melanjutkan perjalanan.
Langkah evakuasi dilakukan dengan cepat untuk memastikan keselamatan penumpang serta meminimalkan gangguan operasional layanan transportasi di jalur tersebut.
Transjakarta Menyelidiki Dugaan Sopir Tidak Menjaga Jarak Aman
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Transjakarta menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Kondisi tersebut membuat bus yang melaju tidak mampu menghindari tabrakan ketika kendaraan di depan berhenti.
Kontak antara kedua kendaraan pun tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kerusakan pada bagian depan bus yang menabrak.
Saat ini pihak Transjakarta masih melakukan investigasi internal untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut. Proses pemeriksaan juga dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap standar keselamatan operasional.
Ayu menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden tersebut. Ia juga menegaskan bahwa Transjakarta berkomitmen menjaga keamanan dan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta.
