Wali Kota Palembang Melunasi Sisa Cicilan Rumah Driver Ojol yang Tewas Tertimpa Pohon

Wali Kota Palembang Mengunjungi Rumah Duka dan Menyampaikan Bantuan Langsung kepada Keluarga Korban
Pemerintah Kota Palembang bergerak cepat membantu keluarga Ujang Junaidi (50), pengemudi ojek online yang meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Kapten A Rivai, Jumat (3/4/2026). Wali Kota Palembang Ratu Dewa kemudian mendatangi rumah duka di Perumahan Nasional (Perumnas) Talang Kelapa Blok 3, Kecamatan Alang-Alang Lebar, pada Sabtu (4/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ratu Dewa menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Selain itu, ia juga merespons harapan keluarga yang ingin melanjutkan perjuangan almarhum dalam menyelesaikan cicilan rumah yang masih berjalan.
Sebelum mengambil keputusan, Wali Kota Palembang mendengarkan aspirasi dari putri almarhum yang menyampaikan keinginan untuk melanjutkan pendidikan sekaligus membantu menyelesaikan beban cicilan rumah yang selama ini diperjuangkan sang ayah.
Wali Kota Palembang Menyetujui Pelunasan Sisa Cicilan Rumah Almarhum
Setelah mendengar kondisi keluarga, Ratu Dewa menyatakan bahwa pemerintah kota akan membantu melunasi sisa cicilan rumah almarhum Ujang Junaidi. Ia menegaskan bahwa keluarga tidak perlu lagi memikirkan beban utang tersebut.
Ratu Dewa juga menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa yang menimpa korban. Ia memastikan pemerintah hadir untuk memberikan solusi konkret bagi keluarga yang ditinggalkan, termasuk menyelesaikan sisa cicilan rumah sekitar Rp 43 juta.
Keputusan tersebut muncul sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keluarga korban yang kehilangan tulang punggung ekonomi. Dengan langkah ini, Pemkot Palembang berharap keluarga dapat melanjutkan kehidupan tanpa tekanan finansial tambahan.
Polisi Mengungkap Kronologi Pohon Tumbang yang Menewaskan Pengendara Ojol
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 12.00 WIB ketika Ujang Junaidi melintas di Jalan Kapten A Rivai, tepat di depan Kantor Samsat, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil. Secara tiba-tiba, sebuah pohon besar tumbang dan menimpa korban yang sedang melintas.
Seorang saksi mata bernama Feri (47) menjelaskan bahwa ia mendengar suara keras sebelum melihat pohon tumbang menimpa pengendara. Ia kemudian langsung melihat kondisi korban yang sudah terjatuh di lokasi kejadian.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Fauzi Saleh, memastikan bahwa korban meninggal di tempat akibat luka parah di bagian kepala. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab tumbangnya pohon tersebut. Polda Sumatera Selatan juga menelusuri posisi pohon yang berada di area berpagar untuk memastikan faktor pemicu kejadian.
