Dewi Handayani Meninggal Setelah Mobil Kepala Dinas Pandeglang Menabrak Kerumunan di Depan SD Sukaratu 5

Petugas Memastikan Korban Kecelakaan Bertambah Menjadi Dua Orang
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi, kembali memakan korban jiwa. Dewi Handayani, pedagang takoyaki yang turut menjadi korban tabrakan di depan SD Sukaratu 5, Kampung Cikole, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.
Kasat Lantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, membenarkan kabar tersebut pada Sabtu, 2 Mei 2026. Ia menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia kini menjadi dua orang setelah Dewi mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 1 Mei 2026, sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelumnya, tabrakan terjadi pada Kamis, 30 April 2026, sekitar pukul 09.20 WIB. Mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi A 1633 BF yang dikemudikan Ahmad Mursidi menabrak kerumunan siswa dan pedagang di depan SD Sukaratu 5. Dalam insiden itu, Tubagus Muhammad, siswa berusia 10 tahun, meninggal dunia lebih dulu.
Dewi Handayani Berjualan Takoyaki di Depan Sekolah dan Tinggal di Kaduhejo
Dewi Handayani sehari-hari berjualan takoyaki di depan SDN Sukaratu 5 untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia juga tinggal di Perumahan Ciputri, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.
Ketua RT setempat, Endang, membenarkan bahwa Dewi merupakan warga di lingkungannya. Ia menuturkan bahwa Dewi dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah oleh para tetangga.
Endang juga menjelaskan bahwa Dewi baru beberapa waktu menetap di wilayah itu setelah pindah dari Jakarta bersama suaminya. Selama tinggal di Pandeglang, Dewi tetap menjalankan aktivitas berdagang sambil menunggu anaknya pulang sekolah.
Setelah keluarga menerima kabar duka, mereka memulangkan jenazah Dewi ke kampung halamannya di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, untuk dimakamkan. Endang menyampaikan belasungkawa atas kepergian warganya itu dan berharap keluarga yang ditinggalkan tetap kuat menghadapi musibah tersebut.
Polisi Mencatat Sembilan Korban dalam Peristiwa di Depan Sekolah
Kecelakaan di depan SD Sukaratu 5 itu membuat sembilan orang menjadi korban. Selain Tubagus Muhammad dan Dewi Handayani yang meninggal dunia, sejumlah korban lain juga mengalami luka-luka akibat mobil yang dikemudikan Ahmad Mursidi menabrak kerumunan siswa saat jam istirahat sekolah.
Peristiwa tersebut memicu perhatian luas karena terjadi di area yang ramai oleh aktivitas anak sekolah dan pedagang kaki lima. Hingga kini, kepolisian masih mendalami kronologi lengkap untuk memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut.
