Truk dan Motor Bertabrakan di Tikungan Air Keladi, Pemuda di Bangka Barat Meninggal Dunia

BANGKA BARAT – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Seorang pemuda berinisial IS (24), warga Sri Menanti, Sungailiat, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sebuah truk di Jalan Raya Pangkalpinang–Mentok.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin, 4 Mei 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Lokasi kecelakaan berada di tikungan Air Keladi, Kelurahan Kelapa RT 11 RW 05, Kecamatan Kelapa, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Bangka Barat.
Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan di Jalan Pangkalpinang–Mentok
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan satu unit truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi BN-8165-RN yang dikemudikan RS (36), serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul GT berwarna hitam dengan nomor polisi BN-6793-QE yang dikendarai korban.
Menurut hasil penyelidikan awal, kedua kendaraan melaju dari arah berlawanan sebelum akhirnya bertemu di area tikungan tajam. Kondisi jalan yang memiliki keterbatasan jarak pandang diduga memperbesar risiko tabrakan. Selain itu, polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya faktor kecepatan kendaraan yang turut memicu kecelakaan.
Yos menegaskan bahwa lokasi tersebut memang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena bentuk tikungan yang tajam dan visibilitas pengendara yang terbatas.
Petugas Langsung Evakuasi Korban dan Amankan Lokasi
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kepolisian langsung menuju lokasi untuk mengamankan area kecelakaan. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara, mendata saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk menangani korban.
Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi agar kendaraan lain tetap dapat melintas dengan aman. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan dan menghindari potensi kecelakaan susulan.
Polisi Lanjutkan Penyelidikan Penyebab Kecelakaan
Hingga kini, Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi serta memeriksa kondisi kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat melintasi jalur rawan kecelakaan, terutama di kawasan tikungan dengan jarak pandang terbatas.
