Minibus Oleng dan Menabrak Tiang Saat Melintasi Jalan Berkabut
Sebuah minibus yang membawa 19 orang rombongan ziarah wali tercebur ke sungai di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Seluruh penumpang selamat meski sempat terjebak di dalam kendaraan.
Kecelakaan tunggal itu terjadi ketika rombongan dalam perjalanan pulang dari Surabaya menuju Jember. Saat melintas di wilayah Desa Kalipepe, minibus yang dikemudikan Saiful Bahri, warga Kecamatan Yosowilangun, tiba-tiba oleng ke kanan.
Kendaraan kemudian menabrak tiang sebelum masuk ke sungai. Kondisi jalan yang berkabut membuat jarak pandang pengemudi terbatas.
Saksi bernama Hartono mengatakan belasan penumpang sempat terjebak sekitar 10 menit setelah minibus tercebur. Warga sekitar langsung membantu mengevakuasi para penumpang.
Warga Membuka Pintu Minibus untuk Menyelamatkan Penumpang
Hartono menjelaskan warga sempat heran karena tidak ada penumpang yang keluar dari kendaraan. Setelah memeriksa kondisi minibus, warga mengetahui pintu kendaraan mengalami kemacetan.
Warga kemudian berupaya membuka paksa pintu minibus agar para penumpang dapat segera keluar. Upaya tersebut akhirnya berhasil dan seluruh rombongan dapat menyelamatkan diri.
Saiful Bahri mengaku tidak dapat melihat kondisi jalan dengan jelas karena kabut tebal. Ia bersyukur seluruh penumpang berhasil selamat dari kecelakaan tersebut.
Polisi Menyebut Pengemudi Mengantuk dan Jalan Berkabut
Petugas Satlantas Polres Lumajang, Brigadir Fendyk, menyebut kondisi pengemudi yang mengantuk serta kabut tebal menjadi faktor dalam kecelakaan tersebut.
Polisi memastikan kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh penumpang kemudian kembali ke rumah mereka di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.
Sementara itu, Saiful sempat mendapat perawatan di Puskesmas Yosowilangun. Setelah menjalani pemeriksaan, petugas medis memperbolehkannya pulang.
