Ambulans Pembawa Jenazah Tabrak Truk di Tol Tebing Tinggi, Dua Pengantar Meninggal di Lokasi

Sopir Ambulans Melaju dari Tebing Tinggi Menuju Medan untuk Mengantar Jenazah
Kecelakaan lalu lintas melibatkan ambulans pembawa jenazah dan sebuah truk terjadi di Jalan Tol Kutepat ruas Tebing Tinggi–Indrapura KM 89, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Sabtu (2/5/2026). Insiden tersebut menewaskan dua penumpang ambulans yang bertugas mengantar jenazah.
Korban meninggal diketahui bernama Frankie Hutagalung dan Elisa. Keduanya meninggal di lokasi kejadian setelah kendaraan yang mereka tumpangi mengalami benturan keras dengan truk yang berada di jalur lambat.
Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut AKBP Dhery Fajariandono menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.10 WIB. Saat itu ambulans Suzuki APV yang dikemudikan Arifin Hutahuruk bergerak dari Kota Tebing Tinggi menuju Kota Medan.
Ambulans tersebut membawa jenazah bernama Wiliam yang rencananya akan menjalani proses kremasi di Medan. Perjalanan berlangsung normal hingga kendaraan memasuki lokasi kejadian di KM 89.
Polisi Menduga Sopir Kehilangan Konsentrasi Sebelum Menabrak Truk
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pengemudi ambulans kehilangan konsentrasi saat berkendara. Akibatnya, ambulans menghantam bagian belakang kanan sebuah truk Fuso yang melaju di lajur lambat.
Benturan keras membuat sisi kiri ambulans mengalami kerusakan parah. Bagian bodi kendaraan terlihat ringsek dan menyebabkan penumpang di dalam kendaraan mengalami cedera fatal.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi kemudian bergerak cepat mengevakuasi seluruh korban dari dalam ambulans. Dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sementara sopir berhasil selamat.
Polisi Memeriksa Sopir dan Mendalami Penyebab Kecelakaan
Meski selamat, sopir ambulans mengalami syok dan luka ringan pada bagian kaki. Petugas langsung memberikan penanganan medis sebelum membawa pengemudi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian. Aparat juga menelusuri faktor lain yang mungkin memicu insiden tragis tersebut.
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya konsentrasi penuh selama berkendara, terutama saat mengemudikan kendaraan pelayanan darurat di jalur bebas hambatan.
