Sebuah truk engkel bermuatan galon air mineral terbalik di ruas Tol Dalam Kota pada Kamis pagi. Kecelakaan tunggal tersebut terjadi tepat di kawasan Angke KM 17+600 arah Cawang sekitar pukul 06.43 WIB. Peristiwa memilukan ini langsung memicu penumpukan kendaraan yang cukup panjang di jalur bebas hambatan tersebut.
Posisi truk yang terguling miring memblokir lajur satu dan lajur dua dari arah Angke menuju Cawang. Badan kendaraan beserta tumpahan muatan galon menutup sebagian besar badan jalan. Situasi tersebut menyisakan sedikit ruang melintas sehingga kapasitas jalan menurun drastis pada jam sibuk pagi hari.
Petugas Menangani Evakuasi Truk Terbalik di Angke
PT Jasa Marga segera mengerahkan tim petugas ke lokasi kejadian untuk menanggulangi dampak kecelakaan tersebut. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara pada pukul 07.05 WIB guna mengevakuasi badan truk engkel serta memindahkan ratusan galon air mineral dari tengah jalan. Pengelola jalan tol menginformasikan perkembangan penanganan secara berkala melalui saluran komunikasi resmi demi memandu para pengguna jalan.
Penanganan kendaraan yang terbalik memerlukan waktu karena petugas harus membersihkan sisa muatan yang berserakan. Proses evakuasi ini menyebabkan arus lalu lintas dari Angke KM 18 hingga KM 17+600 mengular padat. Kepadatan lalu lintas juga menjalar ke ruas Tol Dalam Kota lainnya, seperti lintasan Cawang KM 00 hingga Tebet KM 02 akibat lonjakan volume kendaraan.
Pengelola Tol Mengimbau Pengendara Waspada Saat Melintas
Berbeda dari kondisi Tol Dalam Kota yang padat merayap, arus lalu lintas di sejumlah jalur Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) terpantau lancar. Jalur JORR East dari arah TMII menuju Rorotan maupun arah sebaliknya tidak mengalami kendala berarti. Begitu pula ruas JORR W2S dari Pondok Pinang hingga Pondok Ranji yang mengalir lancar meski terdapat sedikit penumpukan kendaraan dari arah Bintaro menuju Ulujami.
Pihak Jasa Marga mengimbau seluruh pengendara yang melintasi Tol Dalam Kota arah Cawang agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pengemudi wajib menjaga jarak aman dan mematuhi instruksi petugas di lapangan selama proses pembersihan lokasi kecelakaan berlangsung. Kewaspadaan para pengguna jalan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko kecelakaan susulan di jalur bebas hambatan.
