Seorang balita berinisial GN (4) meninggal dunia setelah sebuah minibus yang dikemudikan oknum perwira polisi menabrak sepeda motor di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026). Kecelakaan tersebut terjadi saat korban bersama ibu dan kakaknya hendak menyaksikan pawai peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di perempatan Jalan Ahmad Yani-MT Haryono, Kelurahan Watampone, Kecamatan Taneteriattang. Saat itu, Masrur (19) mengendarai sepeda motor dengan membonceng GN dan ibunya, Hermiati (45), menuju Lapangan Merdeka.
Ketika sepeda motor berhenti di lampu merah, sebuah minibus bernomor polisi DD 1315 BL melaju dari belakang dan menabrak kendaraan tersebut. Masrur mengatakan minibus itu menerobos lampu merah sebelum menghantam sepeda motornya.
Kecelakaan Melukai Ibu dan Kakak Korban
Benturan tersebut membuat Masrur dan Hermiati mengalami luka. Sementara itu, GN terjatuh dan tubuhnya terlindas roda depan kanan minibus.
Warga segera mengevakuasi korban ke RSUD Tenriawaru Bone menggunakan ambulans. Namun, tim medis tidak mampu menyelamatkan nyawa GN. Keluarga kemudian membawa jenazah korban ke rumah duka di Jalan MT Haryono dan merencanakan pemakaman pada Kamis (6/8/2026).
Masrur menceritakan bahwa ia bersama keluarganya sedang menuju Lapangan Merdeka untuk menyaksikan rangkaian kegiatan kemerdekaan ketika kecelakaan terjadi. Ia juga mengatakan GN terjatuh ke sisi kanan setelah sepeda motor mereka tertabrak.
Polisi Mengamankan Pengemudi Minibus
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama membenarkan bahwa pengemudi minibus merupakan perwira polisi berinisial Ipda MA. Petugas mengamankan MA di Mapolres Bone beberapa saat setelah kecelakaan.
Propam Polres Bone turut menangani perkara tersebut karena kecelakaan melibatkan anggota kepolisian. Polisi juga mengamankan minibus dan sepeda motor yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan.
Riyanda mengatakan penyidik sementara menduga rem minibus mengalami kerusakan sehingga kendaraan menerobos lampu merah. Saat kecelakaan terjadi, dua orang lain berada di dalam minibus dan polisi memeriksa keduanya sebagai saksi.
Satlantas Polres Bone terus menyelidiki penyebab kecelakaan bersama Propam. Polisi belum menyampaikan hasil akhir penyelidikan terkait kondisi kendaraan maupun faktor lain yang mungkin memengaruhi kecelakaan tersebut.
