Pengemudi Mengantuk Tabrakkan Mobil Hingga Terguling di Surabaya

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Darmokali, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Selasa pagi, 10 Maret 2026 sekitar pukul 08.30 WIB. Sebuah mobil Honda HR-V terguling di tengah jalan setelah menabrak pembatas jalan di kawasan tersebut.
Peristiwa ini langsung memicu respons cepat dari petugas penyelamat. Tim Rescue Pasarturi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Enam menit kemudian, tim tiba di lokasi dan segera melakukan koordinasi untuk menangani kecelakaan tersebut.
Sopir Kehilangan Konsentrasi Saat Melintas di Jalan Darmokali
Mobil tersebut dikemudikan oleh Dhemas Arya (25), warga Babatan Wiyung. Saat melintas di Jalan Darmokali menuju perempatan jalan, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya M Rokhim menjelaskan bahwa mobil itu menabrak pembatas jalan yang berada di tengah jalur sebelum lampu lalu lintas. Benturan terjadi tepat di area sebelum traffic light di perempatan jalan tersebut.
Akibat kejadian itu, mobil yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi tidak sempat melakukan manuver untuk menghindari pembatas jalan. Benturan keras akhirnya membuat kendaraan tersebut terbalik di tengah badan jalan.
Benturan Keras Membuat Mobil Terguling dan Menimbulkan Korban Luka
Setelah kendaraan terguling, petugas rescue segera melakukan evakuasi terhadap pengemudi serta mengamankan lokasi kejadian. Pengemudi mobil dilaporkan selamat, tetapi mengalami luka robek pada bagian atas kepala akibat benturan.
Selain itu, kecelakaan tersebut juga berdampak pada pengguna jalan lain. Di belakang mobil tersebut terdapat seorang pengendara sepeda motor yang ikut terdampak insiden tersebut.
Pengendara motor bernama Adit Aliansyah (30), warga Bulak Rukem Surabaya, mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kiri. Tim Gerak Cepat (TGC) langsung memberikan penanganan medis kepada korban di lokasi kejadian.
Meski mengalami luka, kedua korban dilaporkan berada dalam kondisi sadar dan selamat setelah mendapatkan perawatan awal dari petugas medis.
Petugas Mengevakuasi Mobil Terguling dan Menormalkan Arus Lalu Lintas
Proses evakuasi kendaraan sempat menghadapi kendala karena posisi mobil berada dalam kondisi terbalik di tengah jalan. Oleh karena itu, petugas akhirnya mengerahkan peralatan tambahan untuk mempermudah proses penanganan.
Tim kemudian menggunakan kendaraan derek towing dari Dinas Perhubungan untuk memindahkan mobil tersebut. Seluruh proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit hingga akhirnya kendaraan berhasil dipindahkan dari lokasi kejadian.
Setelah mobil berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di Jalan Darmokali kembali berjalan normal. Petugas menyatakan seluruh proses penanganan kecelakaan selesai pada pukul 09.41 WIB.
