Skip to content
Beritakecelakaan.id Beritakecelakaan.id

Berbagi Informasi Berita Nusantara

  • Beranda
  • Berita Provinsi
    • Berita Jawa Tengah & DIY
    • Berita Papua
    • Berita Kalimantan
    • Berita Jakarta
    • Berita Sulawesi
    • Berita Maluku
    • Berita Riau
    • Berita Aceh
    • Berita Sumatera Selatan
    • Berita Sumatera Utara
    • Berita Jawa Timur
    • Berita Jawa Barat
    • Berita Jabodetabek
    • Berita Bali
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Beritakecelakaan.id
Beritakecelakaan.id

Berbagi Informasi Berita Nusantara

Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Jakarta: Kendaraan Mudah Rusak, Rawan Kecelakaan

Sulastri Cantika, Maret 16, 2026

Warga Jakarta Keluhkan Jalan Berlubang yang Memicu Kerusakan Kendaraan dan Kecelakaan

Lubang di jalan MT Haryono arah Gatot Subroto, Jakarta Selatan ditandai garis putih dan tanda silang, yang sering membuat pengendara sepeda motor jatuh, Senin (9/3/2026).

Pengendara sepeda motor di Jakarta terus mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan serta merusak kendaraan. Keluhan ini muncul dari berbagai kawasan yang kerap dilalui pengendara setiap hari, terutama di jalur padat lalu lintas.

Salah satu pengendara, Dedi (40), mengaku sering melintasi kawasan Pancoran, Cawang, hingga Tebet. Ia merasakan langsung dampak buruk dari jalan berlubang terhadap kendaraan yang dikendarainya.

Menurut Dedi, lubang di jalan sering membuat bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan. Komponen seperti komstir, velg, hingga ban kerap bermasalah setelah melintasi jalan yang rusak.

Keluhan tersebut semakin sering muncul ketika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak sempat menghindari lubang di jalan. Kondisi ini membuat pengendara rentan kehilangan kendali saat kendaraan menghantam permukaan jalan yang tidak rata.

Pengendara Mengalami Kesulitan Menghindari Lubang Saat Berkendara di Jalan MT Haryono

Pengendara juga menghadapi situasi sulit ketika berkendara di belakang kendaraan lain. Dalam kondisi tersebut, lubang di jalan sering tidak terlihat sehingga pengendara tidak memiliki cukup waktu untuk mengerem atau menghindar.

Dedi menjelaskan bahwa ban depan biasanya lebih dulu menghantam lubang di jalan. Benturan mendadak tersebut sering membuat pengendara kehilangan keseimbangan, terutama saat lalu lintas sedang padat.

Situasi menjadi semakin berbahaya ketika hujan turun pada malam hari. Air hujan kerap menutupi lubang di jalan sehingga pengendara tidak dapat melihat kondisi permukaan jalan dengan jelas.

Selain itu, penerangan di kawasan Jalan MT Haryono juga dinilai masih kurang memadai. Kondisi tersebut memperbesar risiko kecelakaan bagi pengendara yang melintas pada malam hari.

Karena itu, Dedi meminta pihak berwenang segera memperbaiki kondisi jalan demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pengendara Mengalami Kecelakaan Setelah Motor Masuk Lubang yang Tertutup Genangan Air

Kondisi jalan berlubang di kawasan tersebut sudah memicu kecelakaan. Seorang pengendara berinisial AR (28) mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalan yang sama pada Minggu, 8 Maret 2026.

Saat kejadian berlangsung, hujan turun dan genangan air menutupi lubang di jalan. AR tidak melihat lubang tersebut sehingga sepeda motor yang dikendarainya langsung masuk ke dalam lubang.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi setelah kendaraan korban menghantam lubang yang tertutup air.

Akibat insiden itu, AR mengalami luka robek di bagian dahi, dagu, dan kaki. Selain itu, sepeda motornya juga mengalami kerusakan pada beberapa bagian, seperti lampu utama yang retak, stang bengkok, serta cover bodi yang pecah.

Kreator Konten Menilai Kualitas Material dan Pengawasan Jalan Menjadi Penyebab Kerusakan

Selain faktor penggunaan jalan yang padat, sejumlah pihak juga menyoroti kualitas pembangunan jalan di ibu kota. Kreator konten yang kerap membahas fasilitas publik Jakarta, Ijoel, menilai kualitas material aspal berperan penting terhadap ketahanan jalan.

Ia menilai jalan yang cepat rusak biasanya menggunakan material yang kurang berkualitas. Selain itu, kurangnya pengawasan rutin juga membuat kerusakan jalan sering terlambat ditangani.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalan di berbagai wilayah.

Ijoel juga mengingatkan agar pemerintah tidak hanya memprioritaskan kawasan pusat kota seperti Sudirman–Thamrin. Menurutnya, seluruh wilayah di Jakarta membutuhkan perhatian yang sama agar kualitas jalan dapat terjaga dan keselamatan pengguna jalan tetap terlindungi.

Outdoors jalan berlubang di Jakarta picu kecelakaan

Navigasi pos

Previous post
Next post

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...

Arsip
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Pos-pos Terbaru

  • 7Slots Casino – En Popüler Slot Oyunları
  • Олимп Казино – 2026 Казахстан Ставки на спорт и Olimp Casino
  • Peristiwa Mengerikan Di Jawa Barat: 3 Warga Bandung Barat Tewas Usai Terkena Ledakan Mortir
  • Kesiapan Persaingan Di Lintasan Balap: Marco Bezzecchi Bertekad Bangkit Di Sachsenring
  • Tragedi Di Nusa Tenggara Timur: Truk Angkutan Tim Sepak Bola Terguling Hingga Memakan Korban Jiwa

Kategori

  • Berita Bali
  • Berita Jakarta
  • Berita Jawa Barat
  • Berita Jawa Tengah & DIY
  • Berita Jawa Timur
  • Berita Kalimantan
  • Berita Provinsi
  • Berita Riau
  • Berita Sumatera Utara
  • Hot News
  • News
  • Outdoors

Situs Terkait

  • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.com
  • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.com
  • Situs Berita - Infoemas : infoemas.id
  • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.id
[wpcode id="1880"]
©2026 Beritakecelakaan.id | WordPress Theme by SuperbThemes