Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Yamaha Filano dan truk bak Hino merenggut dua nyawa di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Kampung Babakan Loa, Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Peristiwa tragis pada Jumat siang sekitar pukul 14.20 WIB tersebut mengakibatkan pengemudi sepeda motor beserta penumpangnya tewas seketika di lokasi kejadian.
Kejadian bermula ketika sepeda motor bernomor polisi Z 6124 AAU melaju dari arah Rancaekek menuju Majalaya. Motor yang dikendarai oleh Ritto Firmansyah (55) tersebut mengangkut Tety Rahmawati (53) sebagai penumpang. Kedua korban merupakan warga Lingkungan Gending, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Pengendara Motor Hilang Kendali Saat Mendahului Truk Hino
Saat melintasi rute kejadian, Ritto berusaha mendahului kendaraan truk Hino bernomor polisi Z 9665 MG yang berada tepat di depannya. Truk pengangkut barang tersebut melaju searah di bawah kemudi Ujang Bagja (44). Ketika sedang menyalip, pengendara sepeda motor mendadak kehilangan kendali atas kendaraannya hingga terjatuh ke badan jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung Iptu Lilim mengonfirmasi bahwa sepeda motor korban terpental ke sisi kanan jalan setelah pengemudi kehilangan keseimbangan. Namun, badan pengendara beserta penumpangnya justru jatuh ke arah kiri jalan tepat di jalur lintasan truk. Kedua korban langsung tergilas oleh roda belakang sebelah kanan truk yang sedang melaju tersebut.
Petugas Mengevakuasi Kedua Korban Menuju Rumah Sakit
Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya menyatakan bahwa jajarannya menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110 Polresta Bandung sekitar pukul 14.37 WIB. Petugas piket fungsi Polsek Rancaekek langsung meluncur dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 14.45 WIB untuk melakukan tindakan darurat.
Petugas mendapati kedua korban sudah dalam kondisi meninggal dunia akibat luka berat di bagian tubuh. Pihak kepolisian segera mengevakuasi kedua jenazah korban menuju RS AMC Cileunyi untuk mendapat penanganan medis lanjutan sebelum menyerahkannya kepada pihak keluarga.
