Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil pikap, truk Fuso, dan dump truck mengguncang Jalan Raya Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Jumat. Benturan keras tersebut mengakibatkan tangan kanan pengemudi pikap terputus dan menghancurkan bagian depan kendaraannya secara parah.
Insiden bermula ketika mobil pikap bernomor polisi M 8093 NB mengangkut muatan hasil panen daun tembakau dari arah barat. Pengemudi pikap bernisial S (21) melaju bersama tiga orang petani tembakau, yakni A (28), F (30), dan KY (45). Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi pikap mendadak mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan yang berada tepat di depannya.
Truk Fuso dan Dump Truck Menghantam Mobil Pikap dari Arah Berlawanan
Langkah pengemudi pikap yang terlalu melebar ke kanan justru memicu bahaya besar dari arah berlawanan. Truk Fuso bernomor polisi K 9262 BT yang dikemudikan ZA (41) melaju kencang dan langsung menghantam bagian depan pikap. Pada saat bersamaan, sebuah dump truck bernomor polisi M 8408 UC yang dikemudikan R (45) mengekor di belakang truk Fuso dan ikut menyundul kendaraan naas tersebut.
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, benturan beruntun itu membuat tubuh pengemudi pikap terjepit di balik kemudi sementara lengan kanannya terputus hingga terlempar ke badan jalan. Kejadian dramatis ini juga menyebabkan tiga penumpang pikap yang duduk di belakang mengalami luka-luka akibat dampak guncangan.
Polisi Evakuasi Para Korban dan Mengamankan Seluruh Kendaraan
Petugas kepolisian bersama warga setempat bergerak cepat melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Tim medis segera melarikan pengemudi pikap dan ketiga korban luka ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan darurat secara intensif.
Selain menyelamatkan para korban, personil kepolisian juga menderek tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan agar jalur lalu lintas kembali normal. Saat ini Unit Laka Lantas Polres Sampang terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
