Penumpang Mengungkap Detik-Detik Bus Damri Masuk Jurang di Sanggau Saat Kecelakaan Terjadi

Penumpang Mengalami Kepanikan Saat Bus Damri Mulai Menurun di Jalan Penyeladi Sanggau
Bus Damri mengalami kecelakaan di Jalan Raya Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Minggu (5/4/2026). Peristiwa itu menyebabkan satu penumpang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka setelah bus terguling dan masuk jurang di jalur tersebut.
Salah satu penumpang bernama Mutia (17) membagikan kesaksiannya mengenai detik-detik sebelum bus kehilangan kendali. Ia menjelaskan bahwa saat kejadian, dirinya sedang tertidur di dalam perjalanan menuju Pontianak. Namun, suasana di dalam bus berubah drastis ketika suara teriakan penumpang membangunkannya.
Mutia kemudian langsung membuka mata dan melihat kondisi bus mulai menurun di jalan. Ia segera menatap ke arah depan dan menyadari situasi darurat yang terjadi di dalam kendaraan tersebut.
Penumpang Menjelaskan Bus Damri Langsung Masuk Jurang Setelah Kehilangan Kendali
Setelah menyadari kondisi yang tidak stabil, Mutia melihat bus bergerak tak terkendali sebelum akhirnya masuk ke area jurang. Ia menyebut kejadian itu berlangsung sangat cepat sehingga penumpang tidak memiliki banyak waktu untuk bereaksi.
Bus yang ditumpangi Mutia kemudian terbalik ke sisi kiri saat memasuki lokasi kecelakaan. Dalam kondisi panik, Mutia berada di sisi jendela bersama bibinya yang ikut menjadi penumpang dalam perjalanan tersebut.
Ia segera menarik tangan bibinya untuk membantu keluar dari bus yang sudah dalam posisi terbalik. Setelah itu, keduanya berusaha menyelamatkan diri dengan keluar dari badan bus dan melompat ke area yang mengarah ke aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.
Penumpang Menyelamatkan Keluarga dan Menghadapi Situasi Panik di Lokasi Kecelakaan
Mutia berhasil keluar dari bus bersama bibinya yang masih dalam kondisi sadar meski mengalami luka di bagian wajah. Setelah berada di luar kendaraan, keduanya segera menjauh dari lokasi untuk menghindari potensi bahaya lanjutan.
Dalam kondisi penuh kepanikan, Mutia melihat kondisi bibinya yang mengalami pendarahan di wajah. Situasi tersebut membuatnya semakin cemas sehingga ia langsung menghubungi keluarganya untuk meminta bantuan.
Tak lama kemudian, warga sekitar mulai berdatangan ke lokasi kejadian dan memberikan pertolongan kepada para korban. Sementara itu, petugas terus melakukan evakuasi terhadap penumpang lainnya yang terdampak kecelakaan bus Damri tersebut.
