Bocah 5 tahun di Bantul tewas tertimpa buis beton saat ikut kakek mencari rumput

Seorang bocah perempuan berusia 5,5 tahun berinisial NZV meninggal dunia setelah tertimpa buis beton sumur di Padukuhan Demangan RT 05, Gadingsari, Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (7/4/2026). Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban ikut kakeknya mencari rumput di area persawahan dan bermain di sekitar material bangunan yang berada di dekat lokasi.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan bahwa keluarga korban datang ke sawah sekitar pukul 14.00 WIB. Sang kakek, Jumat (56), membawa dua cucunya, termasuk NZV dan seorang anak lain berinisial R (6), untuk menemani aktivitas mencari rumput. Saat Jumat fokus mengumpulkan pakan ternak, kedua anak itu bermain di sekitar buis beton berdiameter sekitar 80 inci yang berada di area pekarangan dekat sawah.
Kakek membawa dua cucu ke sawah saat peristiwa terjadi di Gadingsari
Situasi berubah menjadi kepanikan setelah R memberitahu kakeknya bahwa NZV tertimpa buis beton. Saat itu, Jumat hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi anak-anak bermain. Ia langsung menghentikan aktivitasnya dan bergegas menuju sumber kejadian untuk menyelamatkan cucunya.
Sesampainya di lokasi, Jumat menemukan kondisi NZV sudah terjepit di dalam buis beton. Bibir beton tersebut menimpa bagian tengkuk korban, sementara posisi tubuh korban berada di dalam rongga buis. Kondisi itu membuat proses evakuasi berlangsung sulit karena beratnya material bangunan tersebut.
Warga mengevakuasi korban sebelum tenaga medis menyatakan meninggal dunia
Jumat berupaya mengangkat buis beton dan mengevakuasi cucunya dengan bantuan warga sekitar yang datang setelah kejadian diketahui. Setelah berhasil dikeluarkan, keluarga segera membawa NZV ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.
Namun, tim medis di RS Saras Adiyatma Bambanglipuro menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian aparat kepolisian setempat yang mengimbau orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di area berisiko dengan material berat atau lingkungan terbuka.
Kejadian tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang tidak menyangka aktivitas sederhana di sawah berujung tragedi.
