Truk bermuatan tebu terguling di jalan nasional Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026). Kecelakaan tunggal tersebut membuat arus lalu lintas Blitar-Malang tersendat hingga sekitar 17 jam.
Petugas baru menyelesaikan proses evakuasi truk beserta muatan tebu yang tumpah pada pukul 18.00 WIB. Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni mengatakan, truk tersebut dikemudikan DM (37), warga Kalipare, Kabupaten Malang.
Petugas Mengatur Arus Kendaraan dengan Sistem Buka Tutup
Meski truk dan tebu yang berserakan mengganggu lalu lintas, material tersebut tidak menutup seluruh badan jalan. Polisi menerapkan sistem buka tutup sehingga kendaraan dari arah Blitar maupun Malang tetap dapat melintas secara bergantian.
Menurut Muheni, tumpahan tebu dan posisi truk menutup sekitar seperempat hingga setengah bagian jalan. Kondisi tersebut tetap membuat perjalanan pengguna jalan melambat, terutama selama petugas melakukan proses evakuasi.
Petugas Mendatangkan Alat Berat untuk Mengangkat Truk
Proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena petugas harus mendatangkan sejumlah kendaraan dan peralatan khusus. Petugas terlebih dahulu menggunakan truk berukuran besar untuk mengangkut tumpahan tebu dari badan jalan.
Setelah itu, petugas mendatangkan alat berat untuk mengembalikan posisi truk yang terguling. Namun, proses tersebut kembali menghadapi kendala setelah petugas menemukan as roda depan truk patah. Petugas kemudian menggunakan truk towing untuk memindahkan kendaraan.
Pengemudi Kehilangan Keseimbangan Saat Melewati Tikungan
Polisi menyebut kecelakaan terjadi ketika DM melintasi tikungan tajam. Pengemudi mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga truk dengan muatan tebu yang cukup tinggi kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling.
Saat kecelakaan terjadi, truk tersebut sebenarnya hampir mencapai tujuan, yakni pabrik gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.
Setelah petugas menyelesaikan evakuasi sekitar pukul 18.00 WIB, arus lalu lintas Blitar-Malang kembali berjalan normal. Polisi memastikan kejadian tersebut merupakan kecelakaan lalu lintas tunggal.
