Wabup Mamuju Minta Kabid Aset Ganti Rugi Fortuner Usai Anaknya Tabrak Warga

Yuki Permana Tegaskan Pemkab Berlakukan Ganti Rugi atas Kelalaian Penggunaan Randis
Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, meminta Kabid Aset Pemkab Mamuju, Paharuddin, bertanggung jawab atas penggunaan kendaraan dinas Toyota Fortuner yang dibawa anaknya hingga menabrak warung dan dua warga. Ia menegaskan aturan tetap berlaku karena insiden tersebut terjadi akibat kelalaian.
Yuki menyampaikan pernyataan itu pada Senin, 9 Februari 2026. Ia menekankan pemerintah daerah akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku terhadap kendaraan dinas.
Namun demikian, Yuki belum memastikan bentuk tanggung jawab yang harus dipenuhi Paharuddin. Pemkab Mamuju akan lebih dulu memeriksa tingkat kerusakan mobil untuk menentukan apakah penggantian unit diperlukan atau cukup dilakukan perbaikan.
Pemkab Mamuju Panggil Paharuddin Setelah Kondisi Keluarga Stabil
Selain membahas ganti rugi, Yuki juga memastikan pihaknya akan memanggil Paharuddin untuk memberikan klarifikasi. Meski begitu, ia meminta Kabid Aset tersebut memprioritaskan keluarganya yang sedang dirawat di rumah sakit serta membantu dua korban kecelakaan yang masih menjalani perawatan.
Yuki menyayangkan peristiwa yang melibatkan anak pejabat tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh aparatur lebih disiplin menggunakan kendaraan dinas sesuai peruntukannya.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, menyatakan polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Penyidik terus memeriksa saksi sebelum menggelar perkara untuk menentukan kelanjutan proses hukum, termasuk kemungkinan penetapan tersangka.
Sebelumnya, pelajar SMA berinisial FA (16) mengemudikan Toyota Fortuner milik Pemkab Mamuju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak warung dan dua warga. Insiden itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Jumat, 6 Februari sekitar pukul 00.10 Wita. Saat kejadian, FA melaju dari arah jalur Arteri menuju Jalan Tuna sebelum akhirnya kehilangan kendali.
