Truk Kontainer Terguling dan Timpah Mobil Keluarga di Mandalle, Tiga Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Mandalle, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Sebuah truk petikemas yang melaju dari arah Parepare menuju Makassar terguling dan menimpa mobil keluarga yang berada di jalur yang sama.
Peristiwa tragis itu berlangsung di Kilometer 76 jalur Trans Makassar–Parepare saat hujan mengguyur kawasan tersebut. Kondisi jalan yang basah diduga memperparah situasi hingga truk kehilangan kendali sebelum akhirnya roboh ke sisi kiri dan menghantam minibus di sampingnya.
Tabrakan Kontainer Tewaskan Kepala Keluarga dan Dua Anak
Benturan keras membuat mobil Honda Brio bernomor polisi DC 1471 GT ringsek tertindih badan kontainer. Akibat kejadian tersebut, tiga orang meninggal dunia di lokasi, yakni MA (35) selaku pengemudi sekaligus kepala keluarga, serta dua anaknya NA (7) dan PS (5).
Sementara itu, M (30) yang merupakan istri korban dan seorang bayi berhasil selamat meski mengalami luka berat berstatus fatal. Warga sekitar bersama pengendara lain langsung berupaya mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan yang tertimpa.
Polisi Identifikasi Kendaraan dan Lakukan Evakuasi di Lokasi
Kepala Unit Hukum Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep, Ipda Habib Harahap, menyatakan kecelakaan melibatkan dump truk bernomor polisi DP 8904 AP dan minibus Honda Brio DC 1471 GT. Kedua kendaraan melaju searah dari Kota Parepare menuju Makassar sebelum insiden terjadi.
Aparat Polsek setempat tiba di lokasi sekitar 15 menit setelah kejadian dan langsung mengamankan area. Hingga Kamis (5/2/2026) pukul 02.30 Wita, proses evakuasi masih berlangsung dengan melibatkan warga dan petugas.
Lokasi kecelakaan berada tepat di depan Puskesmas dan Kantor Camat Mandalle, sekitar 78 kilometer di utara Makassar atau 2,1 kilometer dari Tanjung Butung, batas Kabupaten Pangkep dan Barru. Sepanjang tahun 2025, sedikitnya lima insiden truk kontainer terguling tercatat di jalur ini, dan kejadian kali ini menjadi yang paling tragis dalam dua pekan terakhir.
