Pihak Sekolah Pastikan Siswa SMPN 26 Bandung yang Tewas di Eks Kampung Gajah Dimakamkan di Garut

Kepala Sekolah Terima Informasi Pemakaman dari Ayah Korban
Warga Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, sebelumnya digegerkan dengan penemuan jasad seorang pelajar laki-laki di lahan eks objek wisata Kampung Gajah pada Jumat (13/2/2026) malam. Korban diketahui merupakan siswa SMP negeri di Kota Bandung berinisial ZAAQ.
Kepala SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, memastikan jenazah siswanya akan dimakamkan di kampung halaman ibunya di Garut. Ia menyampaikan informasi tersebut saat ditemui di SMPN 26 Bandung, Jalan Cibogo, Kecamatan Sukajadi, Sabtu (14/2/2026).
“Informasinya nanti sore dimakamkan di Garut,” ujar Titin.
Titin menjelaskan, ia memperoleh kabar tersebut langsung dari ayah korban. Ia juga sempat mendatangi rumah duka untuk memastikan kondisi keluarga sekaligus menyampaikan belasungkawa.
Pihak Sekolah Datangi Rumah Duka dan Koordinasi dengan Aparat Setempat
Saat berkunjung ke rumah korban, Titin bertemu dengan aparat setempat yang turut membantu proses penanganan jenazah. Ia menyebut Kepala Desa setempat sudah berada di lokasi dan menyiapkan ambulans untuk proses pemulangan jenazah.
“Tadi saya kebetulan datang bersamaan dengan Pak Lurah. Ambulans sudah disiapkan, tetapi jenazahnya belum tiba saat itu,” ungkapnya.
Kehadiran pihak sekolah di rumah duka menjadi bentuk kepedulian terhadap keluarga korban. Titin menyatakan sekolah turut berduka atas peristiwa yang menimpa salah satu siswanya tersebut.
Sebelumnya, jasad ZAAQ ditemukan di area eks Kampung Gajah yang sudah tidak beroperasi. Penemuan itu langsung menyita perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian yang kemudian melakukan penanganan lebih lanjut.
Rencana pemakaman di Garut dilakukan sesuai keinginan keluarga, khususnya pihak ibu korban. Hingga Sabtu siang, pihak keluarga masih menunggu proses pemulangan jenazah sebelum diberangkatkan ke Garut untuk dimakamkan.
