Pria Tewas Tertabrak Kereta Bandara di Perlintasan Green Garden Kebon Jeruk

Korban Berlari Menyeberang Setelah Kereta Pertama Melintas
JAKARTA – Seorang pria tewas setelah tertabrak Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan sebidang Kompleks Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan palang pintu perlintasan sudah tertutup dan alarm peringatan telah berbunyi sebagai tanda kereta akan melintas.
Kereta bandara pertama melaju dari arah Bandara Soekarno-Hatta menuju Manggarai dan melintas dengan aman. Namun, tidak lama setelah kereta tersebut lewat, seorang pria tiba-tiba berlari menyeberangi rel.
Korban diduga tidak menyadari bahwa kereta lain sedang melintas dari arah berlawanan. Akibatnya, kereta kedua yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menabrak korban.
Polisi Mengidentifikasi Korban sebagai Warga Asal Riau
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan kereta bandara di perlintasan Green Garden.
Ia menjelaskan bahwa korban merupakan seorang pria berinisial TJS (39), warga asal Riau yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban saat itu berjalan kaki dari arah Pesing menuju Kompleks Green Garden.
Saat korban berusaha menyeberang, kereta bandara dengan nomor lokomotif 902 melintas dari arah berlawanan. Karena tidak menyadari adanya dua kereta yang melintas hampir bersamaan, korban tetap berlari menyeberangi rel.
Kereta yang melaju kencang kemudian menabrak korban hingga terpental cukup jauh dari lokasi tabrakan.
Korban Tewas di Tempat Setelah Terpental Sejauh Beberapa Meter
Benturan keras menyebabkan korban terpental sejauh beberapa ratus meter dari titik tabrakan. Korban mengalami luka berat di berbagai bagian tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan penanganan dan mengevakuasi korban setelah kecelakaan tersebut terjadi. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi peristiwa.
Insiden ini juga menarik perhatian warga sekitar karena terjadi di perlintasan sebidang yang cukup ramai dilalui masyarakat.
Polisi Mengimbau Warga Lebih Waspada Saat Melintas di Perlintasan Kereta
Setelah kejadian tersebut, kepolisian mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api. Pengendara maupun pejalan kaki diminta mematuhi rambu serta memperhatikan sinyal peringatan yang ada.
Joko menegaskan bahwa masyarakat harus menunggu hingga benar-benar aman sebelum menyeberang rel, terutama ketika palang pintu masih tertutup atau alarm peringatan masih berbunyi.
Menurutnya, kewaspadaan saat berada di perlintasan sebidang sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi kembali di masa mendatang.
