Pramono Anung Sampaikan Duka atas Tewasnya Pelajar SMK 34 dalam Kecelakaan di Matraman

Pramono Ungkap Jalan Licin dan Berlubang Picu Kecelakaan Tunggal di Matraman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Aldi Suryaputra, siswa SMK 34 Jakarta, yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026) pagi. Ia menyatakan duka tersebut saat berada di Balai Kota Jakarta pada hari yang sama.
Pramono menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung memantau rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari hasil pemantauan sementara, ia menyebut kombinasi jalan licin, permukaan berlubang, serta kecepatan kendaraan yang cukup tinggi memicu kecelakaan tersebut.
Menurutnya, insiden itu murni kecelakaan tunggal. Ia menegaskan kondisi jalan yang tidak optimal memperbesar risiko, terutama saat pengendara melintas pada pagi hari.
Pemprov DKI Tanggung Biaya Rumah Sakit dan Siapkan Pemakaman di TPU Menteng Pulo
Setelah kejadian, petugas membawa Aldi ke RS Polri dengan pendampingan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan pihak sekolah. Namun, tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Keluarga kemudian membawa jenazah ke rumah duka untuk proses pemakaman.
Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit. Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan lokasi pemakaman di TPU Menteng Pulo sebagai bentuk tanggung jawab dan empati kepada keluarga korban.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir dalam situasi darurat yang melibatkan pelajar maupun warga Jakarta.
Pramono Perintahkan Penutupan Sementara Jalan Berlubang dan Minta Warga Waspada
Untuk mencegah kejadian serupa, Pramono memerintahkan Dinas Bina Marga segera menutup seluruh jalan berlubang di Jakarta, meski bersifat sementara sambil menunggu perbaikan permanen. Ia menilai langkah cepat diperlukan tanpa menunggu kondisi cuaca membaik.
Selain itu, ia juga meminta Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta mengingatkan masyarakat terkait potensi bahaya di ruas jalan berlubang agar pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan.
Sebelumnya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Seorang warga bernama Ardhi mengaku melihat korban sudah tergeletak saat ia keluar dari gang menuju Jalan Matraman Raya. Ia menyebut lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan karena tambalan jalan yang rawan. Ardhi juga menjelaskan sepeda motor korban tidak mengalami kerusakan berat, meski bagian depan terlihat pecah akibat benturan.
