Pagar Besi Ambruk Timpa Bocah 12 Tahun Saat Cari Nyambik di Waru Sidoarjo

Korban Memanjat Pagar Rumah Warga Sebelum Struktur Besi Tiba-tiba Roboh
Peristiwa nahas menimpa dua anak di bawah umur saat mencari nyambik atau biawak dan ikan di kawasan Perum Deltasari, Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 10.15 WIB. Salah satu bocah berusia 12 tahun tertimpa pagar besi rumah warga yang mendadak ambruk hingga menyebabkan patah tulang.
Kapolsek Waru Kompol M. Amin membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, anggota yang sedang berpatroli menerima laporan dari warga terkait pagar rumah yang roboh dan menimpa seorang anak.
“Benar, telah terjadi pagar rumah warga roboh dan menimpa seorang anak berusia 12 tahun. Anggota kami yang sedang patroli langsung menuju lokasi setelah menerima laporan,” ujar Kompol M. Amin saat dikonfirmasi, Sabtu (14/2/2026).
Polisi Terima Laporan Saat Patroli dan Langsung Datangi Lokasi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, korban datang bersama temannya bernama Aziz untuk mencari biawak dan ikan di sekitar perumahan tersebut. Saat berada di lokasi, korban memanjat pagar besi milik seorang warga bernama Bima.
Sementara itu, Aziz tetap berada di sekitar area untuk mencari ikan. Tak lama kemudian, saksi melihat korban berada di atas pintu pagar rumah tersebut. Setelah korban turun, pagar besi tiba-tiba roboh dan langsung menimpa tubuhnya.
Kompol M. Amin menjelaskan, pagar ambruk tidak lama setelah korban turun dari bagian atas. Benturan keras membuat korban mengalami luka serius dan diduga patah tulang.
Warga bersama petugas segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Siti Khadijah Taman untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan intensif.
Polisi mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di lingkungan permukiman.
