KAI Daop 4 Semarang Mengalihkan 13 Perjalanan Kereta Imbas KA Bangunkarta Anjlok di Brebes

KAI Daop 4 Semarang Mengubah Pola Operasi Perjalanan Kereta Setelah Jalur Selatan Terganggu
PT KAI Daerah Operasi 4 Semarang mengalihkan 13 perjalanan kereta api ke jalur utara setelah KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, Brebes, pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Pengalihan ini dilakukan karena jalur selatan tidak dapat dilalui akibat adanya rintang jalan yang mengganggu kelancaran operasional.
KAI mengambil langkah tersebut untuk memastikan keselamatan perjalanan sekaligus menjaga layanan transportasi tetap berjalan di tengah kondisi darurat. Selain itu, perusahaan juga langsung menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak perubahan pola perjalanan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa pihaknya segera mengoordinasikan seluruh unsur operasional begitu menerima laporan insiden. Ia juga memastikan bahwa seluruh jajaran di stasiun, petugas pengatur perjalanan kereta, hingga penjaga perlintasan sebidang telah menerima informasi perubahan rute secara intensif.
KAI Daop 4 Semarang Mengarahkan 13 Kereta Melintas Jalur Utara Jawa
KAI Daop 4 Semarang mengalihkan perjalanan kereta melalui lintas utara Jawa yang meliputi rute Cirebon–Tegal–Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo beserta arah sebaliknya. Dengan pola ini, KAI tetap menjaga agar mobilitas penumpang tetap berlangsung meski jalur utama selatan terganggu.
Luqman menjelaskan bahwa hingga Senin pukul 16.30 WIB, sejumlah perjalanan pada lintas selatan resmi beralih melalui jalur utara. Namun, ia menegaskan bahwa jadwal keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tetap berjalan tanpa perubahan.
Selain itu, KAI juga terus memperkuat koordinasi di lapangan untuk memastikan seluruh perjalanan dapat berlangsung aman selama proses penanganan insiden berlangsung.
KAI Daop 4 Semarang Menetapkan 13 KA yang Mengubah Rute Perjalanan
KAI Daop 4 Semarang mencatat 13 perjalanan kereta api yang mengalami perubahan rute akibat anjloknya KA Bangunkarta. Kereta yang terdampak meliputi KA Jaka Tingkir, Manahan, Gayabaru Malam Selatan, Taksaka, Bangunkarta, hingga Argo Dwipangga.
Selain itu, KAI juga mengalihkan rute KA Bima, Jayakarta, Senja Utama Solo, Gajayana, dan beberapa KA tambahan lainnya melalui jalur utara atau kombinasi lintasan alternatif. Perubahan ini membuat sejumlah perjalanan melewati rute Cirebon, Semarang, Brumbung, Gundih, hingga Solo dan sebaliknya.
KAI kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang serta mematuhi rambu keselamatan. Di sisi lain, perusahaan juga memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal meski terjadi penyesuaian operasional.
Dengan penambahan frekuensi perjalanan di jalur utara, KAI meminta masyarakat untuk mendahulukan perjalanan kereta api dan menjaga disiplin demi keselamatan bersama.
