Bocah Penjual Tisu Tewas Terlindas Loader Usai Janji Bawa Beras untuk Ibu di Kendari

Najwa Pamit ke Ibu untuk Jual Tisu Demi Beli Beras
Najwa (8) meninggal dunia setelah alat berat jenis loader menabraknya saat berjualan tisu di Kendari, Sulawesi Tenggara. Peristiwa tragis itu terjadi di perempatan PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kamis malam, 29 Januari 2026.
Sebelum keluar rumah, Najwa sempat berpamitan kepada ibunya, Nurhana, untuk membantu memenuhi kebutuhan dapur keluarga. Nurhana mengingat putrinya duduk di sudut rumah sambil menatapnya sebelum menyampaikan niat untuk berjualan.
Najwa mengatakan di rumah sudah tidak ada nasi maupun beras. Ia berjanji akan membawa pulang beras dan uang setelah menjual tisu. Nurhana sempat meminta anaknya menunggu, namun Najwa tetap bersikeras ingin membantu membeli beras untuk keluarga dan adik-adiknya.
Najwa Bersiap Keluar Rumah Meski Udara Dingin
Setelah menyampaikan niatnya, Najwa mengambil jilbab dan sweater karena merasa kedinginan. Ia merapikan pakaiannya sebelum benar-benar meninggalkan rumah untuk berjualan di perempatan jalan.
Beberapa waktu setelah magrib, keluarga menerima kabar bahwa Najwa mengalami kecelakaan. Salah satu adiknya datang memberi tahu Nurhana bahwa Najwa tergeletak bersimbah darah di jalan.
Nurhana segera berlari menuju lokasi kejadian. Namun saat tiba di tempat kejadian perkara, ia mendapati putrinya sudah tidak bernyawa. Ia mengangkat tubuh Najwa dari aspal, tetapi korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Loader Tabrak Najwa di Perempatan Jalan Kendari
Kecelakaan terjadi ketika loader melintas di perempatan PLN Wuawua. Alat berat tersebut menabrak Najwa yang saat itu sedang berjualan tisu di sekitar lokasi. Benturan itu menyebabkan luka fatal hingga merenggut nyawa bocah tersebut.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Janji Najwa untuk membawa pulang beras bagi ibunya justru menjadi pesan terakhir sebelum kecelakaan merenggut hidupnya.
