Atap SDN Patahunan 01 Bogor Ambruk dan Lukai Satu Siswa

Atap dua ruang kelas di SDN Patahunan 01, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, ambruk pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Runtuhnya bagian atap kelas 1 dan kelas 3 itu melukai seorang siswa yang tertimpa material plafon.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Adam Hamdani menjelaskan, kondisi bangunan yang sudah rapuh memicu pelapukan pada kayu penyangga atap. Kerusakan tersebut akhirnya menyebabkan struktur tidak mampu menahan beban dan roboh saat kegiatan sekolah berlangsung.
Siswa Alami Luka dan Trauma hingga Tak Masuk Sekolah
Insiden itu membuat Muhammad Fauzi Pratama mengalami luka ringan di lengan kanan. Pihak sekolah segera memberikan penanganan awal terhadap korban. Namun, dampak psikologis membuat siswa tersebut belum kembali mengikuti kegiatan belajar karena masih trauma.
BPBD Kabupaten Bogor menerima laporan dari staf desa pada Kamis (5/2/2026) pukul 08.15 WIB. Tim Reaksi Cepat tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB dan melakukan kaji cepat serta analisis selama satu jam untuk memastikan kondisi bangunan.
Kerusakan Ruang Kelas Ganggu Proses Belajar Mengajar
Meski tidak menimbulkan korban jiwa tambahan, kerusakan dua ruang kelas mengancam kelancaran aktivitas belajar di sekolah tersebut. Hasil penilaian menunjukkan konstruksi atap memang sudah tidak layak akibat faktor usia.
Petugas telah berkoordinasi dengan aparatur setempat dan memberikan imbauan kewaspadaan. Hingga kini, perbaikan permanen belum dilakukan. Material yang berserakan sudah dibersihkan, tetapi ruangan masih digunakan karena keterbatasan ruang.
BPBD dan pemerintah desa meminta sekolah memindahkan sementara kegiatan belajar jika hujan turun guna menghindari risiko ambruk susulan. Pihak terkait juga mendorong renovasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.
