Sebuah truk kontainer mengalami kegagalan sistem pengereman hingga memicu kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Insiden memilukan tersebut terjadi tepat di depan GBKP Sibolangit pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Benturan keras antarkendaraan melukai lima orang warga dan merusak sejumlah fasilitas di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa bermula saat truk kontainer, mobil Innova, dan truk fuso melaju bersamaan dari arah Sibolangit menuju Kota Medan. Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo menjelaskan bahwa rem truk kontainer mendadak blong di jalur menurun. Truk kontainer tersebut langsung menghantam mobil Innova di depannya sebelum akhirnya menabrak truk fuso yang sedang melintas.
Laju Kendaraan Menghantam Dua Mobil Parkir Serta Bangunan Warga
Dahsyatnya benturan tidak hanya melibatkan kendaraan yang sedang melaju di jalan raya. Kerasnya dorongan truk membuat dua mobil milik warga yang terparkir di pinggir jalan turut menjadi korban hantaman. Laju kendaraan yang hilang kendali baru berhenti setelah merangsek ke arah pemukiman warga di tepi Jalan Jamin Ginting.
Insiden beruntun ini merusak empat unit rumah warga dan satu bangunan sekolah dasar di area sekitar tempat kejadian. Kerasnya hantaman mengakibatkan kerusakan fisik cukup parah pada bagian depan bangunan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan melihat kondisi korban.
Petugas Menerjunkan Tim Evakuasi Serta Mengatur Lalu Lintas
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian begitu menerima laporan dari masyarakat. Pihak kepolisian langsung melarikan lima korban luka-luka ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan medis darurat. Petugas Lantas Polrestabes Medan juga memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai penumpukan kendaraan di jalur Medan-Berastagi tersebut.
Proses evakuasi bangkai kendaraan berlangsung intensif dengan mengerahkan armada derek khusus. Petugas berfokus membersihkan puing-puing material dan memindahkan kendaraan yang menutupi badan jalan. Pengaturan arus lalu lintas secara ketat berhasil menjaga kelancaran jalur vital yang menghubungkan Medan dan Deli Serdang tersebut.
