Pengendara Motor Asal Semarang Tewas Terlindas Truk Tronton di Jalur Pantura Demak

Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Semarang-Kudus, tepatnya di kilometer 08.200 wilayah Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Seorang pengendara sepeda motor asal Kota Semarang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton saat melintas di jalur tersebut.
Korban diketahui bernama B Irawan Budi Harka (55), warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi H 3187 PQ dengan tujuan menuju wilayah Kudus.
Sementara itu, kendaraan lain yang terlibat merupakan truk tronton Hino bernomor polisi L 9758 UW yang dikemudikan MB (48). Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah yang sama sebelum kecelakaan akhirnya terjadi.
Korban Berupaya Menghindari Mobil Pecah Ban Sebelum Terserempet Truk
Petugas Satlantas Polres Demak mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Semarang menuju Kudus. Saat tiba di lokasi kejadian, korban mendapati sebuah mobil Honda Jazz mengalami pecah ban di jalur yang sama.
Dalam situasi tersebut, korban diduga berusaha menghindari mobil yang mengalami gangguan dengan berpindah ke lajur kanan. Namun, perpindahan jalur itu dilakukan tanpa memperhitungkan kondisi arus lalu lintas di sekitar.
Pada saat bersamaan, sebuah truk tronton melaju di sisi kanan dengan arah yang sama. Karena jarak kendaraan terlalu dekat, sepeda motor korban terserempet sebelum akhirnya korban terjatuh dan terlindas kendaraan berat tersebut.
Polisi Evakuasi Korban dan Imbau Pengendara Lebih Waspada
Akibat benturan keras dalam kecelakaan itu, korban mengalami luka berat pada bagian tubuh, termasuk memar di bagian perut. Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban menuju RSUD Sunan Kalijaga untuk penanganan medis lebih lanjut.
Namun, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian kemudian mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga kecepatan, tetap fokus, dan tidak terburu-buru saat berkendara, terutama ketika menghadapi situasi darurat di jalan raya seperti kendaraan mogok atau pecah ban.
