Microbus Tabrak Truk Molen di Pamekasan, Empat Penumpang Alami Luka

Pengemudi Microbus Kehilangan Ruang Saat Menyalip di Jalur Ambat
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah microbus bertabrakan langsung dengan truk molen dari arah berlawanan hingga menyebabkan kendaraan penumpang itu terlempar ke area persawahan di sisi selatan jalan.
Benturan keras membuat warga sekitar segera berlari menuju lokasi kejadian. Mereka langsung membuka pintu kendaraan dan mengevakuasi seluruh penumpang microbus yang sempat berada di dalam kendaraan yang tergenang air sawah.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat. Meski begitu, aparat memastikan seluruh korban berhasil selamat.
Pengemudi microbus diketahui bernama Zainal Arifin (26), warga Dusun Planggaran, Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan. Tiga korban lain yang mengalami luka yakni Kusmanto (56), Alfitria Ainiarrifa (18), dan Ashari (30).
Polisi Ungkap Microbus Mendahului Kendaraan Tanpa Memastikan Jalur Aman
Unit Gakkum Satlantas Polres Pamekasan mengungkap kecelakaan bermula ketika microbus melaju dari arah Surabaya dengan membawa enam penumpang. Saat berada di jalur Desa Ambat, pengemudi diduga mencoba mendahului kendaraan lain tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan.
Dalam waktu bersamaan, truk molen yang dikemudikan Fahri Efendi (43), warga Kabupaten Sampang, melaju dari arah berlawanan. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan frontal tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut membuat microbus kehilangan kendali dan terpental ke area persawahan. Kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat kerasnya benturan.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Kumpulkan Keterangan Saksi
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengevakuasi kedua kendaraan ke kantor Unit Lakalantas Polres Pamekasan untuk kepentingan penyelidikan.
Selain itu, aparat turut mendatangi rumah sakit guna memastikan kondisi para korban serta mengumpulkan keterangan tambahan.
Pihak kepolisian memperkirakan kerugian materi akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian.
