Kecelakaan Mobil Kepala Dinas di Pandeglang Tewaskan Dua Orang Setelah Korban Kedua Meninggal Dunia

Petugas Mengonfirmasi Jumlah Korban Tewas Bertambah Menjadi Dua Orang
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil milik kepala dinas di Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali menelan korban jiwa. Aparat kepolisian memastikan jumlah korban meninggal dunia kini bertambah menjadi dua orang setelah salah satu korban yang sempat kritis akhirnya meninggal dunia.
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi pada Sabtu, 2 Mei 2026. Ia menyatakan bahwa korban kedua meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.
Korban Pedagang Meninggal Dunia Setelah Sempat Dirawat Intensif
Korban kedua yang meninggal dunia diketahui bernama Dewi Handayani, seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di depan SDN Sukaratu 5. Saat kejadian berlangsung pada Kamis pagi, 30 April 2026, Dewi berada di lokasi dan ikut menjadi korban ketika kendaraan menabrak kerumunan di depan sekolah.
Setelah insiden tersebut, Dewi sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Berkah Pandeglang. Namun, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 14.00 WIB akibat luka berat yang dialaminya.
Dewi diketahui tinggal di Komplek Perumahan Ciputri, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Ketua RT setempat, Endang, mengonfirmasi bahwa korban merupakan warganya yang dikenal ramah dan baru beberapa waktu menetap di lingkungan tersebut setelah pindah dari Jakarta bersama keluarga.
Warga Mengungkap Kehidupan Korban dan Proses Pemakaman
Endang menjelaskan bahwa Dewi menjalani aktivitas sehari-hari dengan berjualan makanan ringan di depan sekolah sambil menunggu anaknya. Aktivitas tersebut menjadi sumber penghidupan utama bagi keluarga kecilnya.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, pihak keluarga segera membawa jenazah Dewi ke kampung halamannya di Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, untuk dimakamkan. Warga sekitar turut menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.
Kecelakaan Bermula Saat Mobil Kepala Dinas Menabrak Kerumunan di Depan Sekolah
Peristiwa tragis ini bermula ketika mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF yang dikemudikan Ahmad Mursidi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pandeglang, menabrak sejumlah orang di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari.
Dalam kejadian tersebut, total sembilan orang menjadi korban. Sebelumnya, seorang siswa bernama Tubagus Muhammad berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas tersebut.
