Pengemudi Fortuner Melaju Kencang hingga Terguling dan Menabrak Mobil di Tol Desari

Polisi Mengungkap Kronologi Fortuner Berpindah Jalur dengan Kecepatan Tinggi
Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil Toyota Fortuner dan Toyota Agya terjadi di Tol Depok-Antasari (Desari) KM 2.600 A sebelum Gerbang Tol Andara 1, Jakarta Selatan, pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden ini menarik perhatian publik setelah rekaman kejadian beredar luas di media sosial.
Kasat Lantas PJR Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra menjelaskan bahwa pengemudi Fortuner berinisial RTD (30) melaju di lajur dua dengan kecepatan tinggi, sekitar 100 kilometer per jam. Saat itu, pengemudi berupaya berpindah ke bahu luar untuk menyalip kendaraan di depannya.
Setelah itu, pengemudi mencoba kembali masuk ke lajur satu. Namun, di depannya sudah terdapat mobil Toyota Agya yang hendak keluar menuju Gerbang Tol Andara 1. Kondisi tersebut membuat tabrakan tidak terhindarkan.
Fortuner Menabrak Agya hingga Terguling di Badan Jalan Tol
Benturan antara Fortuner dan Agya terjadi dengan cukup keras hingga menyebabkan Fortuner kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian terguling dan melintang di lajur dua jalan tol.
Polisi menduga pengemudi Fortuner mengalami out of control akibat menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi sebelum kembali ke jalur utama. Manuver tersebut memicu hilangnya kendali kendaraan saat menghadapi kondisi lalu lintas di depannya.
Akibat kecelakaan itu, dua orang mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian. Petugas juga segera mengevakuasi kendaraan yang terlibat untuk mengurai kemacetan di ruas tol tersebut.
Rekaman Video Memperlihatkan Situasi Tegang Usai Kecelakaan
Sementara itu, video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana tegang setelah kecelakaan terjadi. Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat menghampiri pengemudi lain sambil meluapkan emosi di dekat kendaraan yang mengalami kerusakan.
Aksi itu sempat memicu keributan singkat di lokasi sebelum akhirnya situasi kembali terkendali. Petugas kemudian memastikan kondisi tetap aman dan mengarahkan proses penanganan kecelakaan sesuai prosedur.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut dengan mengumpulkan bukti dan keterangan dari para saksi.
