Sopir Bus Almasar Diduga Mengantuk dan Menabrak Dua Motor di Deli Serdang

Bus Melaju dari Medan ke Berastagi Sebelum Keluar Jalur
Kecelakaan beruntun melibatkan Bus Almasar dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Jamin Ginting Kilometer 53, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini menewaskan satu pengendara motor dan melukai dua orang lainnya.
Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP I Made Parwita menjelaskan bahwa bus tersebut melaju dari arah Medan menuju Berastagi. Dari arah berlawanan, dua sepeda motor, yakni Honda Scoopy dan Yamaha Nmax, juga melintas di jalur yang sama.
Saat tiba di lokasi kejadian, sopir bus diduga mengantuk. Kondisi itu membuat kendaraan bergeser ke kanan dan melewati marka jalan sebelum menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan.
Tabrakan Beruntun Menewaskan Satu Pengendara Motor
Benturan keras antara bus dan dua motor itu memicu kecelakaan beruntun di ruas jalan tersebut. Akibat kejadian itu, pengendara Honda Scoopy bernama Aldian (23) meninggal dunia di tempat.
Made menyebutkan bahwa korban mengalami pendarahan pada kepala, telinga, mulut, dan hidung. Sementara itu, pengendara Yamaha Nmax bernama Fahrizal (19) mengalami memar pada kaki kanan, terkilir pada lengan kanan dan punggung, serta sakit kepala.
Selain itu, penumpang motor Scoopy bernama Meirisya (21) juga mengalami luka serius. Ia menderita luka robek di kepala serta pendarahan dari hidung dan mulut, lalu petugas membawa dia ke RSUP Adam Malik untuk menjalani perawatan.
Polisi Memastikan Sopir Bus Tidak Terluka dan Menyelidiki Kasusnya
Pengemudi Bus Almasar, Jop Sampuren Sembiring (29), selamat tanpa mengalami luka. Polisi kemudian memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan untuk menelusuri penyebab pasti kecelakaan.
Hingga kini, penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa yang membuat bus keluar jalur dan menabrak dua motor tersebut. Petugas juga menilai dugaan sopir mengantuk sebagai salah satu faktor utama dalam insiden maut itu.
