Seorang lansia bernama Miran (71), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia setelah jatuh ke dalam sumur sedalam 20 meter pada Kamis siang. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai penggali sumur tersebut masuk ke dalam sumur untuk mengambil seekor ayam milik cucunya. Peristiwa naas ini langsung menggegerkan warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke pihak berwajib.
Kejadian berawal saat cucu korban selesai menyembelih seekor ayam di dekat area sumur. Ayam yang sudah disembelih tersebut mendadak terlepas dari genggaman lalu masuk ke dalam lubang sumur yang menganga. Melihat kejadian tersebut, Miran berinisiatif turun ke dasar sumur guna mengambil kembali ayam itu.
Tangga Licin Menyebabkan Korban Terpeleset dan Jatuh ke Dasar Sumur
Kapolsek Karas AKP Danang menjelaskan bahwa korban menggunakan bantuan tangga besi untuk menuruni dinding sumur. Kondisi anak tangga yang licin diduga membuat pijakan Miran tergelincir di tengah jalan. Korban pun langsung jatuh bebas ke dasar sumur yang sangat dalam.
Insiden tersebut mengakibatkan benturan fisik yang cukup keras pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Taji, petugas menemukan luka memar berukuran besar pada bagian punggung Miran. Luka berat akibat jatuh dari ketinggian tersebut diduga menjadi penyebab utama korban mengembuskan napas terakhir di dasar sumur.
Tim Gabungan Menerjunkan Personel Evakuasi Menggunakan Teknik Vertical Rescue
Pelaksana Kalaksa BPBD Kabupaten Magetan Eka Radityo menyatakan pihaknya menerima laporan darurat terkait kecelakaan sumur tersebut pada pukul 12.30 WIB. Pihak BPBD bersama tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan memulai operasi penyelamatan pada pukul 12.55 WIB. Petugas menurunkan personel khusus ke dasar sumur dengan mengandalkan peralatan teknik vertical rescue.
Tim evakuasi berhasil mengangkat tubuh Miran dari kedalaman 20 meter dalam kondisi meninggal dunia. Petugas langsung membawa jenazah korban ke rumah duka untuk menjalani pemeriksaan lanjutan bersama Tim Inafis Polres Magetan dan pihak Puskesmas Taji. Setelah pemeriksaan medis selesai, pihak keluarga langsung menerima jenazah korban untuk disemayamkan.
