Sebuah mobil listrik BYD memicu kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu sore sekitar pukul 15.30 WIB. Insiden maut yang terjadi di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep tersebut merenggut tiga nyawa dan mengakibatkan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
Kecelakaan bermula saat mobil listrik BYD yang dikemudikan K (51) melaju kencang dari arah selatan menuju utara. Saat melintasi jalan menurun dekat Jembatan Kembang Kerep, mobil tersebut langsung menghantam bagian belakang Toyota Kijang Innova kemudi HW (47).
Benturan Keras Mendorong Innova dan Menghantam Sepeda Motor
Dorongan keras dari belakang membuat mobil Innova terlempar ke depan hingga menabrak Toyota Fortuner di depannya. Kendaraan Fortuner tersebut kemudian terdorong ke sisi kanan dan bagian kirinya langsung menghantam sepeda motor Honda Vario yang melaju di lajur sebelah kiri.
Tabrakan beruntun ini merenggut nyawa tiga orang yang berada di atas sepeda motor Honda Vario. Penumpang sepeda motor berinisial YS (39) dan seorang anak berinisial ZZ (7) meninggal dunia secara langsung di tempat kejadian perkara. Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial AP menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis emergency di RS Hermina Daan Mogot.
Polisi Menangani Korban Luka dan Mengamankan Barang Bukti
Petugas melarikan jenazah YS dan ZZ ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk proses evakuasi lebih lanjut. Selain merenggut tiga korban jiwa, peristiwa tragis ini juga melukai empat orang lainnya, yakni penumpang Innova berinisial YL (39) serta pengemudi BYD berinisial K beserta dua penumpangnya, SS (75) dan HA (73).
Petugas merawat para korban luka di beberapa fasilitas kesehatan terpisah, yakni RS Pondok Indah Puri Kembangan dan RSUD Cengkareng. Kasat Lantas Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah mengamankan seluruh barang bukti kendaraan, memeriksa saksi mata, serta menggelar penyelidikan mendalam guna membongkar penyebab pasti kecelakaan tersebut.
