Arus lalu lintas tersendat di turunan Silayur setelah truk kontainer menabrak dua mobil

Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa ini melibatkan sebuah truk kontainer dan dua mobil yang melaju di jalur yang sama. Benturan keras di lokasi kejadian membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah dan langsung menghambat arus lalu lintas di kedua arah. Kondisi tersebut kemudian memicu antrean panjang kendaraan yang terus mengular hingga siang hari.
Petugas mengamankan lokasi kecelakaan beruntun di kawasan Ngaliyan Semarang
Sejumlah petugas dari kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan Kota Semarang segera mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan mengatur lalu lintas. Babinsa Kecamatan Ngaliyan, Serda Musthofa, menyampaikan bahwa pihaknya ikut membantu pengamanan sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut dari kepolisian. Ia menjelaskan bahwa truk kontainer diduga melaju dari arah atas sebelum akhirnya terlibat kecelakaan di turunan tersebut.
Selain itu, petugas juga mencatat bahwa sekitar tiga korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Aparat kepolisian belum menetapkan kesimpulan resmi karena masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor rem blong atau kesalahan pengemudi. Hingga pukul 10.53 WIB, proses evakuasi kendaraan masih berlangsung karena posisi truk kontainer dan dua mobil lain menghambat jalur utama.
Warga terjebak macet hingga satu kilometer akibat proses evakuasi kendaraan
Kemacetan panjang terjadi akibat badan jalan yang menyempit dan kendaraan yang masih terjebak di lokasi kecelakaan. Arus lalu lintas, terutama sepeda motor, bergerak sangat lambat dan saling berdesakan karena ruang gerak yang terbatas. Sejumlah pengendara mengaku terjebak macet hingga sekitar satu kilometer dari titik kejadian.
Jarwo, salah satu pengendara yang melintas, mengatakan bahwa ia terhenti sejak kawasan Perumahan BPI hingga depan Gerbang UIN Walisongo 2 dan membutuhkan waktu hampir 30 menit untuk melewati titik tersebut. Kondisi itu terjadi karena sebagian badan jalan masih tertutup kendaraan yang terlibat kecelakaan sehingga arus dari kedua arah tersendat. Hingga proses evakuasi berjalan, petugas terus berupaya mengurai kepadatan agar lalu lintas kembali normal secara bertahap.
