Empat Korban Kecelakaan Tol Pejagan-Pemalang Dimakamkan di Kampung Halaman

Jenazah Korban Dibawa ke Dusun Peron, Petarukan, Sekitar 30 Kilometer dari TKP
PEMALANG – Empat anggota keluarga yang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Pejagan-Pemalang KM 290 B, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026), dibawa ke kampung halaman mereka di Dusun Peron, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, untuk dimakamkan. Para korban merupakan pemudik asal Kota Cikarang, Bekasi, yang tengah menempuh perjalanan menuju kampung halaman mereka. Jarak lokasi pemakaman dengan tempat kejadian perkara sekitar 30 kilometer.
Indra Setiawan, Humas RS Siaga Medika Pemalang, menjelaskan bahwa keempat korban meninggal mengalami cedera parah di kepala akibat benturan keras saat mobil yang mereka tumpangi menabrak bus yang berhenti darurat di bahu jalan. Sementara itu, satu balita berusia tiga tahun yang ikut dalam rombongan masih kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU. Balita tersebut mengalami cedera serupa di kepala dan kondisinya belum sadar hingga saat ini.
Minibus Calya Menabrak Bus yang Berhenti Darurat di Bahu Jalan
Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, menyatakan bahwa kecelakaan terjadi ketika mobil Toyota Calya bernomor polisi B-2399-FFR yang membawa keluarga korban melintas di jalur B (jalur one way) KM 290. Bus Agra bernomor polisi T-7622-DA berhenti darurat untuk memeriksa ban dan menyalakan lampu darurat. Mobil Calya kemudian oleng ke kanan dan menabrak bagian belakang bus.
Polisi menduga pengemudi mobil mengantuk atau panik karena tidak ditemukan tanda pengereman pada rekaman pergerakan kendaraan. Bharatungga menegaskan bahwa dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Kasus ini mengingatkan pemudik agar menjaga kondisi fisik dan beristirahat saat lelah selama perjalanan jauh.
