Polisi Sebut Pengendara Motor Paling Rentan Kecelakaan di Jalur Pegunungan Sumbar

Pengendara Motor Mengalami Risiko Tinggi Saat Melintasi Jalan Pegunungan Sumatera Barat
Pengendara sepeda motor menjadi kelompok paling rawan mengalami kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026 di Sumatera Barat. Jalur pegunungan dengan tikungan tajam, tanjakan, dan turunan panjang menambah risiko bagi pengguna roda dua. Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, menjelaskan jalan licin dan berkabut meningkatkan kemungkinan kendaraan tergelincir, terutama saat hujan.
Muatan Berlebih dan Kondisi Medan Ekstrem Memicu Potensi Kecelakaan
Selain kondisi jalan, muatan berlebih yang dibawa pemudik motor juga memperbesar risiko kecelakaan. Jalur seperti Sitinjau Lauik, Lembah Anai, dan Malalak memiliki karakter medan ekstrem dengan jarak pandang terbatas. Reza menekankan pengendara harus berhati-hati, terutama saat melintasi tikungan tajam dan turunan panjang yang berpotensi menimbulkan slip atau kehilangan kendali.
Polisi Siapkan Alat Berat dan Pos Layanan untuk Antisipasi Longsor dan Gangguan Lalu Lintas
Polda Sumbar menyiagakan alat berat di titik rawan longsor untuk mempercepat penanganan jika terjadi bencana alam. Kawasan Malalak, Sitinjau Lauik, dan Lembah Anai memiliki risiko tinggi longsor saat curah hujan meningkat. Selain itu, jalur Sijunjung rawan pohon tumbang yang bisa menghambat arus mudik. Polisi menekankan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran perjalanan pemudik di jalur pegunungan.
Human Error Masih Jadi Penyebab Dominan Kecelakaan di Sumbar
Evaluasi kecelakaan Lebaran sebelumnya menunjukkan faktor kesalahan pengemudi masih menjadi penyebab utama insiden. Pengemudi kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, memaksakan diri berkendara saat lelah, atau menyalip di jalur sempit dan tikungan. Puncak risiko kecelakaan biasanya terjadi antara pukul 02.00–06.00 WIB karena kelelahan pengemudi, serta 16.00–19.00 WIB saat arus kendaraan padat.
Polisi Imbau Pengendara Motor Pastikan Kendaraan Prima dan Jangan Paksakan Berkendara
Reza mengimbau pemudik motor untuk tidak membawa muatan berlebih dan menjaga kecepatan sesuai kondisi jalan. Pengendara disarankan berhenti dan beristirahat di pos layanan jika merasa lelah. Polisi menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama selama perjalanan, terutama di jalur pegunungan yang menuntut kewaspadaan tinggi.
