Rem Mendadak Picu Kecelakaan Beruntun Empat Kendaraan di Jalur Garut-Bandung

Kendaraan Berhenti Mendadak Saat Arus Padat Memicu Tabrakan Berantai
Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Garut-Bandung pada Sabtu (16/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa ini berlangsung di depan Rumah Makan Ojolali, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ketika arus lalu lintas tengah padat dalam rangka pengaturan Ops Ketupat Lodaya 2026.
Kanit Lantas Polsek Rancaekek, IPTU Asep Dadan, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Avanza yang berada di posisi terdepan menghentikan laju kendaraan akibat kemacetan. Selanjutnya, mobil Elf dan truk yang berada di belakangnya ikut berhenti mengikuti kondisi jalan. Namun, bus Budiman yang berada di urutan terakhir tidak sempat mengantisipasi sehingga menabrak kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun.
Sopir Bus Akui Tidak Sempat Menghindari Kendaraan di Depan
Sopir bus Budiman, Darto (56), mengungkapkan bahwa ia mengemudi dengan kecepatan normal sambil mengikuti arus lalu lintas yang padat. Namun, situasi berubah ketika kendaraan di depannya tiba-tiba mengerem setelah berpindah jalur ke kanan.
Darto menyatakan bahwa jarak antar kendaraan yang sudah dekat membuatnya tidak memiliki cukup waktu untuk menghindari tabrakan secara maksimal. Akibatnya, benturan tidak dapat dihindari dan menyebabkan kerusakan pada beberapa kendaraan yang terlibat.
Petugas Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dan Evakuasi Kendaraan
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini. Meski demikian, kerugian materi cukup terlihat, terutama pada mobil Elf yang mengalami kerusakan paling parah. Selain itu, truk mengalami kerusakan pada kaca depan, sementara bagian depan bus Budiman juga mengalami kerusakan.
Setelah kejadian, petugas segera mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat ke Unit Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas Polresta Bandung di Cileunyi. Di sisi lain, penumpang bus yang berjumlah lima orang langsung dialihkan ke kendaraan lain dengan tujuan yang sama menuju Tangerang.
