Kecelakaan Beruntun Libatkan Lima Kendaraan di Jalur Mudik Banyuwangi, Satu Pengendara Tewas

Polisi Ungkap Kronologi Tabrakan Beruntun Saat Arus Mudik Meningkat
Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Situbondo–Banyuwangi, tepatnya di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (14/3/2026). Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya volume kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.
Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan menjelaskan bahwa seluruh kendaraan yang terlibat melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi. Rangkaian kendaraan tersebut terdiri dari truk Fuso box di posisi depan, diikuti sepeda motor Honda, truk Mitsubishi putih, truk diesel hijau, dan mobil Toyota Avanza di bagian paling belakang.
Saat arus lalu lintas melambat akibat kemacetan, seluruh kendaraan sempat berhenti. Namun situasi berubah ketika pengemudi Avanza berusaha mendahului kendaraan di depannya.
Manuver Mendahului Picu Tabrakan Berantai
Upaya mendahului yang dilakukan mobil Avanza justru memicu kecelakaan beruntun. Jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan di depan membuat Avanza menabrak bagian belakang truk Mitsubishi.
Benturan tersebut langsung mendorong truk Mitsubishi menghantam dua kendaraan di depannya. Akibatnya, sepeda motor yang berada di tengah rangkaian kendaraan terjepit di antara truk dan kendaraan lain.
Insiden ini berlangsung cepat dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan yang terlibat. Selain itu, kondisi lalu lintas di lokasi sempat terganggu akibat kecelakaan tersebut.
Korban Pengendara Motor Meninggal Dunia di Rumah Sakit
Kecelakaan ini mengakibatkan satu korban jiwa, yakni pengendara sepeda motor bernama Syafiyatul Iqrima (28), warga Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Korban mengalami luka serius setelah terjepit di antara kendaraan.
Menurut keterangan polisi, korban mengalami patah tulang pada kaki kiri, luka berat pada bagian tubuh, serta trauma di area perut akibat diduga terlindas kendaraan. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Kendaraan
Setelah kejadian, petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat. Proses evakuasi sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat di jalur nasional tersebut.
Selanjutnya, petugas mengatur lalu lintas untuk mengurai kepadatan yang terjadi. Polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.
