Dua Motor Adu Banteng di Banyumas Tewaskan Seorang Pengendara

Kecelakaan maut antara dua sepeda motor terjadi di Jembatan Kali Duwan pada Minggu (8/3/2026) pagi. Peristiwa itu menewaskan seorang pengendara berinisial SW di lokasi kejadian, sementara pengendara lain, KR, mengalami luka dan dirawat di RSUD Margono Soekarjo.
SW Melaju dari Selatan dan Tabrak Motor Berlawanan Arah
Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. SW mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi R 4453 EL dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang. Saat tiba di jembatan, SW diduga oleng sedikit ke kanan sehingga berada di jalur berlawanan dan menabrak motor Honda Beat bernomor polisi R 3365 XH yang dikendarai KR.
SW Meninggal di Lokasi dan KR Dirawat di Rumah Sakit
Benturan keras antara kedua kendaraan menyebabkan SW yang berprofesi sebagai penjual tempe meninggal dunia di tempat kejadian. KR mengalami luka dan langsung dibawa ke RSUD Margono Soekarjo untuk perawatan intensif. Polisi mencatat bahwa tabrakan terjadi saat jarak kedua kendaraan sangat dekat dan tidak memungkinkan untuk menghindar.
Polisi Selidiki Isu Pengendara Menghindari Lemparan Petasan
Di media sosial muncul narasi bahwa kecelakaan dipicu karena pengendara mencoba menghindari lemparan petasan dari anak-anak di pinggir jalan. Metri menegaskan pihak kepolisian masih menelusuri kebenaran isu tersebut. Berdasarkan keterangan KR, tidak terdengar suara petasan saat kejadian. Polisi juga telah menanyakan kepada anak-anak dan warga sekitar, namun belum ada yang menyatakan melihat adanya petasan.
Kecelakaan ini menyoroti risiko keselamatan pengendara di kawasan perkampungan dan jalan sempit yang ramai anak-anak di Banyumas. Aparat kepolisian mengimbau pengendara untuk selalu waspada, menjaga jarak aman, dan berhati-hati ketika melintasi jalan yang ramai pejalan kaki, terutama di pagi hari.
