Polisi Mengingatkan Tiga Titik Black Spot di Jalur Cianjur yang Mengancam Pemudik

Satlantas Polres Cianjur Memetakan Lokasi Rawan Kecelakaan di Jalur Arteri Mudik
Pemudik dari Jakarta dan sekitarnya yang melintasi jalur tengah melalui Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diminta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Kepolisian mengidentifikasi sejumlah titik rawan kecelakaan di jalur arteri yang sering dilalui pemudik, terutama pada periode arus mudik Lebaran 2026.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi menjelaskan bahwa terdapat tiga titik yang masuk kategori black spot atau lokasi dengan tingkat kecelakaan tinggi. Titik tersebut tersebar di sepanjang jalur lintas Cianjur yang menghubungkan kawasan Puncak Pass hingga Jembatan Citarum.
“Black spot pertama berada di sepanjang jalur Cipeuyeum Haurwangi, kemudian ruas jalan Samolo Karangtengah, dan kawasan Tapal Kuda Cugenang yang berada di jalur Puncak Cipanas,” ujar Aang saat memberikan keterangan pada Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kepolisian menetapkan titik-titik tersebut berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) milik Korlantas Polri. Sistem tersebut memetakan lokasi kecelakaan lalu lintas dalam radius sekitar 100 meter untuk mengidentifikasi daerah dengan risiko kecelakaan tinggi.
Polisi Menilai Kondisi Jalan Lurus dan Minim Penerangan Memicu Risiko Kecelakaan
Aang menjelaskan bahwa kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi kecelakaan di beberapa titik tersebut. Di sejumlah ruas jalan, pengendara menghadapi jalur lurus yang cukup panjang dengan penerangan yang terbatas.
Kondisi tersebut kerap membuat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi tanpa menyadari potensi bahaya di depan. Hal itu terutama terjadi di kawasan Samolo yang dikenal memiliki jalur lurus dengan pencahayaan minim pada malam hari.
“Faktor yang membuat daerah tersebut rawan kecelakaan salah satunya karena jalan yang lurus panjang dan minim penerangan,” jelas Aang.
Kepolisian dan Instansi Terkait Meningkatkan Fasilitas Keselamatan Jalan
Untuk mengurangi potensi kecelakaan di jalur tersebut, kepolisian telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna meningkatkan fasilitas keselamatan jalan. Upaya yang dilakukan meliputi penambahan lampu penerangan jalan umum, pemasangan rambu lalu lintas, serta perbaikan marka jalan.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) juga tengah melakukan perbaikan pada beberapa ruas jalan di kawasan tersebut. Salah satu titik yang telah selesai diperbaiki adalah area bundaran Tugu Lampu Gentur.
Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengendara, khususnya saat arus mudik dan arus balik Lebaran yang biasanya meningkatkan volume kendaraan di jalur tersebut.
Polisi Meningkatkan Patroli dan Mengimbau Pemudik Memastikan Kondisi Kendaraan
Selain melakukan perbaikan infrastruktur, kepolisian juga berencana meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan kecelakaan selama masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memantau situasi lalu lintas sekaligus membantu pengendara yang mengalami kendala di perjalanan.
Aang mengimbau para pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh. Ia juga meminta pengendara mempersiapkan kondisi fisik dan mental agar tetap fokus selama berkendara.
“Kami juga akan meningkatkan patroli di kawasan yang termasuk black spot tersebut,” kata Aang.
