Bus Budiman Tabrak Tiga Kendaraan di Jalur Garut–Bandung Setelah Lalu Lintas Mengerem Mendadak

Empat Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalan Garut–Bandung
Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Garut–Bandung pada Sabtu, 16 Maret 2026 sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa itu berlangsung tepat di depan Rumah Makan Ojolali.
Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Avanza, mobil Elf, truk, dan bus antarkota milik perusahaan otobus PO Budiman. Seluruh kendaraan saat itu melaju dari arah Ciamis menuju Tangerang di jalur yang sama.
Kecelakaan terjadi ketika arus lalu lintas di jalur tersebut berada dalam kondisi padat. Kepadatan kendaraan muncul sebagai bagian dari pengaturan arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 yang berlangsung menjelang periode mudik.
Kendaraan Depan Berhenti karena Kemacetan Lalu Bus Menabrak dari Belakang
Kanit Lantas Polsek Rancaekek Asep Dadan menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Avanza yang berada di posisi paling depan menghentikan kendaraannya karena kemacetan di jalur tersebut.
Setelah itu, mobil Elf dan truk yang berada di belakang Avanza ikut berhenti mengikuti arus lalu lintas. Namun, bus Budiman yang berada di posisi paling belakang tidak sempat menghentikan kendaraan sepenuhnya sehingga menabrak kendaraan di depannya.
Benturan tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan seluruh kendaraan dalam satu rangkaian. Bagian depan bus menghantam truk, lalu truk terdorong ke kendaraan di depannya hingga menyebabkan kerusakan pada beberapa kendaraan.
Kecelakaan Tidak Menimbulkan Korban Jiwa
Meski kecelakaan terlihat cukup serius, aparat kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian yang timbul hanya berupa kerusakan pada kendaraan.
Kerusakan paling parah dialami mobil Elf yang berada di tengah rangkaian kendaraan. Selain itu, truk juga mengalami kerusakan cukup besar setelah kaca depannya pecah akibat benturan keras.
Bagian depan bus Budiman juga mengalami kerusakan karena menabrak kendaraan di depannya.
Sopir Bus Mengaku Tidak Sempat Menghindari Kendaraan yang Berhenti Mendadak
Sopir bus Budiman bernama Darto menjelaskan bahwa kendaraan yang berada di depannya tiba-tiba mengerem mendadak setelah berpindah jalur ke kanan.
Ia menyebutkan bahwa kondisi jalan saat itu cukup padat sehingga jarak antar kendaraan relatif dekat. Darto menegaskan bahwa dirinya tidak mengemudi dengan kecepatan tinggi saat kejadian.
Namun ketika kendaraan di depannya berhenti mendadak, ia tidak memiliki cukup waktu untuk sepenuhnya menghindari tabrakan sehingga kecelakaan pun terjadi.
Bus tersebut diketahui berangkat dari Kawali, Ciamis, pada pukul 06.30 WIB dengan membawa lima orang penumpang yang hendak menuju Tangerang.
Petugas Evakuasi Kendaraan dan Alihkan Penumpang Bus
Setelah kejadian, petugas langsung mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Garut–Bandung.
Seluruh kendaraan kemudian dibawa ke unit penanganan kecelakaan lalu lintas milik Polresta Bandung di kawasan Cileunyi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, seluruh penumpang bus dialihkan ke kendaraan lain dengan tujuan yang sama menuju Tangerang agar perjalanan mereka tetap dapat dilanjutkan.
