Kecelakaan di Final Sumatera Cup Prix 2025 Merenggut Nyawa Pembalap Awhin Sanjaya

Pembalap asal Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal dalam Grand Final Sumatera Cup Prix 2025. Insiden tersebut terjadi di Zabaq National Sirquit, Kabupaten Tanjungjabung Timur, Jambi, pada Minggu sore, 14 Desember 2025, dan langsung menyita perhatian komunitas balap motor nasional.
Awhin diduga mengalami benturan keras di bagian kepala yang memicu pendarahan serius. Tim medis di lokasi segera memberikan pertolongan darurat sebelum membawa korban ke rumah sakit. Namun, nyawa Awhin tidak tertolong setelah mendapat penanganan medis lanjutan.
Polisi Menyelidiki Penyebab Kecelakaan di Sirkuit Zabaq
Kapolres Tanjungjabung Timur AKBP Wijaksono membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut saat final balap motor berlangsung. Ia menyatakan kepolisian langsung membuka penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menewaskan pebalap tersebut.
Polisi kini mengumpulkan keterangan dari para saksi, menelaah rekaman video perlombaan, serta melakukan pemeriksaan teknis terhadap sepeda motor dan kondisi lintasan. Penyelidikan ini bertujuan memastikan apakah faktor teknis, lintasan, atau unsur lain berkontribusi terhadap kecelakaan fatal tersebut.
Tim Medis Mengevakuasi Korban ke RS Abdul Manap Jambi
Panitia lomba segera mengevakuasi Awhin Sanjaya ke Rumah Sakit Umum Abdul Manap di Kota Jambi setelah kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Penanganan intensif dilakukan, namun kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Setelah proses medis selesai, pihak keluarga memutuskan memulangkan jenazah ke daerah asal korban. Jenazah Awhin dijadwalkan diberangkatkan dari Jambi menuju Masamba, Sulawesi Selatan, menggunakan pesawat pada Senin, 15 Desember 2025, pukul 06.00 WIB.
IMI Jambi Menyampaikan Duka atas Wafatnya Awhin Sanjaya
Sekretaris Pengprov Ikatan Motor Indonesia Jambi, Hary Kurniady, menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Awhin Sanjaya saat kejuaraan berlangsung. Ia menyebut insiden ini menjadi kehilangan besar bagi dunia balap motor nasional.
Awhin dikenal sebagai pembalap berdedikasi yang pernah bergabung dengan Astra Honda Racing Team hingga 2020. Setelah itu, ia melanjutkan karier balap secara independen dan tidak lagi terikat dengan tim AHRT maupun pihak KYT. Kepergiannya memicu gelombang belasungkawa dari pebalap, ofisial, dan penggemar balap motor di Jambi serta Sulawesi Selatan.

[7045]Tayabet: The Philippines’ Premier GCash Online Casino for Best Slots and Gambling. visit: tayabet